Bila sekarang anda sedang mengalami sakit jiwa, saya ucapkan selamat, congrats.
Jangan berusaha untuk diobati, karena selain mengeluarkan biaya ternyata menderita sakit jiwa mempunyai beberapa keuntungan.
Pertama, jika anda ingin berjalan-jalan ke Mall dengan memakai bikini tidak akan ada yang menganggap anda aneh karena anda sedang sakit jiwa, resiko anda: bersiap-siaplah dipelototi oleh lawan jenis.
Kedua, jika anda ingin berjalan-jalan sore sambil merangkak, tidak akan ada yang heran, resikonya: anda dikira masa balita kurang bahagia.
Ketiga: jika anda ingin bernyanyi-nyanyi sambil membawa gayung sebagai mike sebagaimana yang sering anda lakukan di kamar mandi, anda tidak akan dianggap sebagai orang gila, resiko anda: ada yang memberi anda uang receh karena anda disangka pengamen.
Keempat: jika anda ingin disangka selebriti, maka berjalan-jalanlah di tempat umum menggunakan kaca mata hitam, topi, jaket, serta celana jins. Resikonya: anda dikira sebagai intel polisi yang sedang mencari teroris, atau malahan anda yang disangka teroris.
Kelima: jika sejak kecil anda bercita-cita sebagai dokter namun tidak kesampaian, maka berpakaianlah putih-putih sambil membawa stetoskpo. Tenang saja, anda tidak mempunyai resiko apapun, hanya saja anda akan dikira sebagai tukang ukur tensi jalanan.
Keenam: jika anda ingin menjahili orang dengan menarik-narik rambutnya, menjulurkan lidah kepadanya, atau tingkah laku aneh lainnya, tidak akan ada yang memarahi anda. Mereka pasti berfikir: ngapain marah ke orang sakit jiwa.
Terakhir: jika anda ingin dianggap sebagai orang yang memiliki pengetahuan lebih alias cerdas, maka mulailah sering-sering membaca majalah terbalik. Konon cara ini ampuh untuk meningkatkan daya ingat anda. Resikonya: anda akan dikira sedang naksir berat dengan cowok/cewek di depan anda.
Nah, jika sekarang anda merasakan stress/depresi, maka usahakanlah tarafnya meningkat menjadi sakit jiwa. Anda akan menerima benefit yang telah saya sebutkan diatas.
Selamat mencoba...!!!
=p
Nb: Tulisan ini hanya sekedar humor karena yang menulis sedang berada dalam taraf setengah sakit jiwa yang sebentar lagi naik pangkat.
Selasa, 15 April 2008
Untungnya jadi orang sakit jiwa/stress
Label:
humor dulu bentar
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Story, Reading, Writing And All About Jurnalism

Tidak ada komentar:
Posting Komentar