Senin, 14 April 2008

Bicara tentang karunia

Selamat Pagi semua...

Senang ya hari ini kita masih bisa menikmati cahaya matahari dan udara pagi yang segar...

Rasanya banyak sekali karunia dari Allah yang sudah diberikan untuk kita, manusia.

Kebanyakan dari kita berpikir, karunia Tuhan adalah sesuatu yang dapat membuat kita bahagia, misalnya dilahirkan dari keluarga kaya, tubuh yang indah, wajah yang rupawan, pacar yang ganteng/cantik,,,

Ada beberapa orang yang dilahirkan tidak dengan kondisi seperti itu menganggap bahwa Allah sama sekali tidak sayang kepadanya, bahkan ada yang sampai menghujat Tuhan yang merupakan pencipta kita manusia dan segala sesuatu yang ada dimuka bumi ini. Pantaskah kita menghujat-Nya ketika begitu banyak berkah yang sudah dilimpahkan kepada kita???

Saya pribadi pernah merasa Tuhan itu sangat tidak adil,,,
Setiap orang pasti pernah merasakan hal seperti ini, menurut saja itu adalah sebuah hal yang wajar.
Itu merupakan proses dari sebuah kedewasaan,,
Kematangan nilai Ketuhanan.

Ketika itu saya melihat seseorang yang lebih daripada saya.
Sahabat saya sendiri,,,

Agar memudahkan saya menceritakannya kepada anda, sebut saja namanya Beauty,,,

Beauty ini seperti namanya,, cantik, tubuhnya indah, punya harta benda yang diinginkan setiap orang, pacar tampan, pengetian, singkat kata surga dunia ada ditangannya.
Tapi itulah piciknya manusia...
Saya hanya menilai seseorang hanya dari tampak luarnya saja.
Saya mengambil sebuah kesimpulan hanya dari kulit luarnya saja,,
Ternyata dengan segala kelebihan yang dimilikinya, sebagai manusia biasa dia juga memiliki kekurangan.

Dia lahir dari sebuah keluarga broken home.
Orang tuanya bercerai ketika usianya baru 4 tahun.

Sejak kecil, Beauty tidak pernah merasakan kasih sayang orang tua secara utuh.
Ayahnya sibuk bekerja di luar kota,
sedangkan ibunya menikah lagi dan sibuk dengan keluarga barunya,,
Karena alasan tidak ingin menyusahkan kedua orang tuanya, sejak duduk di kelas 1 SMP ia lebih memilih tinggal sendiri dirumah pemberian ayahnya bersama seorang pembantu.

Awalnya teman saya ini senang dengan alasan tidak ada orang yang mengekangnya jika ingin melakukan sesuatu. Ia bebas ingin melakukan apa saja tanpa ada yang dapat memberinya nasehat jika melakukan sebuah kesalahan.

Beauty tumbuh menjadi seorang anak yang bebas,,,

Ketika menginjak bangku kelas 2 SMA, secara terpaksa Beauty harus diberhentikan dari sekolah. Hal ini disebabkan karena ia sudah hamil 2 bulan...
Hidup dan masa depannya hancur karena hal ini...

Ketika itu saya merasa sangat beruntung dilahirkan ditengah-tengah keluarga yang bahagia. Ibu bapak saya memberikan perhatian yang utuh kepada saya dan kedua adik saya. Kami sama sekali tidak pernah merasa ditelantarkan oleh ibu dan bapak.

Menyadari sudah pernah melakukan sebuah dosa besar, yaitu tidak bersyukur, saya langsung betobat kepada Allah.
Saya khilaf,,,
Saya baru menyadari sudah begitu banyak karunia yang Allah berikan kepada saya,
Saya dilahirkan dengan tubuh yang sempurna, tidak kurang satu apapun
Orang tua yang begitu menyayangi saya,
teman-teman yang perhatian,
Saya tidak perlu bekerja keras seperti anak-anak yang orang kurang beruntung
Tubuh saya sehat...

Mulai dari sekarang,
saya ingin sekali membuat orang disekitar saya menyadari kebaikan Allah kepada kita.
Jangan sampai kita tidak bersyukur setelah semua yang sudah diberikan-NYa.
Ingatlah, Allah akan menambah nikmat untuk kita sebagai manusia ketika kita mensyukuri semua yang sudah ada.

Tidak ada komentar:

Story, Reading, Writing And All About Jurnalism